Kamis, 05 April 2012

Cara Menghitung Kebutuhan Lampu

Dari hasil pembelajaran mata kuliah Fisika Bangunan, saya mau bagi-bagi ilmu pada teman-teman semua tentang bagaimana caranya menghitung kebutuhan lampu pada sebuah ruang.
Perhitungan kebutuhan luminaire umumnya dengan metode lumens, dengan persamaan sbb :

Ket:
N = jumlah luminaire (rumah lampu)
E = kuat terang (Lux)
A = luas working plane (m2)
F = besarnya nilai lumens untuk sebuah lampu (lumen)
UF = utility factor
LLF = Loss Light Factor
Darimana parameter-parameter tersebut diperoleh ?
·         E/ kuat terang (lux) diperoleh dari standard kebutuhan masing-masing keperluan.
toliet 100 lux, untuk main entrance 200 lux, untuk meeting room 350 lux (moggo googling untuk referensi kebutuhan level Lux untuk ruangan lainnya).
·         A (luas working plane m2), luas dari ruang yang akan diberi lampu.
·         F (nilai lumens untuk sebuah lampu), bisa diperoleh dari catalog lampu, sesuaikan pemilihan lampu dengan fungsi dan desain ruang.
·         UF (utility factor). Perlu beberapa langkah untuk mendapatkan nilai U (hanya perlu sedikit tambahan energy).
Untuk lebih mempermudah lihat tabel UF di bawah ini, sesuaikan dengan kebutuhan.

COEFFICIENTS OF UTILIZATION
(untuk pencahayaan langsung)

PATTERN
ROOM TYPE
HIGH REFLECTANCE ROOM FINISHES
LOW REFLECTANCE ROOM FINISHES
INCANDESCENT DOWNLIGHT
SMALLER (LOW CEILING)
0,70-0,80
0,60-0,70

LARGER (LOW CEILING)
0,85-0,90
0,80-0,85

LARGER (HIGH CEILING)
0,90-0,95
0,85-0,90
FLUORECENT (PRISMATIC LENS)
SMALLER (LOW CEILING)
0,35-0,45
0,30-0,40

LARGER (LOW CEILING)
0,50-0,60
0,45-0,50

LARGER (HIGH CEILING)
0,60-0,70
0,55-0,60
FLUORESCENT (PARABOLIC LOUVER)
SMALLER (LOW CEILING)
0,30-0,45
0,25-0,35

LARGER (LOW CEILING)
0,55-0,65
0,45-0,55

LARGER (HIGH CEILING)
0,65-0,75
0,55-0,65

COEFFICIENTS OF UTILIZATION
(untuk pencahayaan tidak langsung)

PATTERN
ROOM TYPE
HIGH REFLECTANCE ROOM FINISHES
LOW REFLECTANCE ROOM FINISHES
FLUORESCENT (INDIRECT LUMINAIRES)
SMALLER (LOW CEILING)
0,35-0,50
0,15-0,20

LARGER (LOW CEILING)
0,40-0,65
0,20-0,30

LARGER (HIGH CEILING)
0,50-0,75
0,30-0,40
HID (INDIRECT LUMINAIRES)
SMALLER (LOW CEILING)
0,28-0,38
0,05-0,15

LARGER (LOW CEILING)
0,40-0,55
0,10-0,20

LARGER (HIGH CEILING)
0,50-0,65
0,10-0,25


Atau dapat dicari, melalui perhitungan:
Langkah pertama, menghitung RCR (room cavity factor) dengan persamaan,

Ket:
RCR = room cavity factor
t= tinggi ruang
p=panjang ruang
l=lebar ruang
L=luas ruang

Setelah ketemu besarnya RCR, tentukan nilai reflektansi ruang ( ceiling, dinding dan lantai dalam persen), tergantung jenis dan warna dinding dan jenis material dinding. Selanjutnya, dari tabel utility factor (dari catalog lampu) bisa didapatkan nilai ‘UF’ dengan dasar nilai RCR dan reflektansi ruang (%).

Catatan : untuk luas ruangan yang kecil dengan ceilling tinggi, akan ditemukan kesulitan untuk mendapatkan nilai RCR yang bisa diprovide dari tabel secara umum. Sampai saat ini untuk perhitungan manual, belum ketemu cara terbaik untuk menentukan nilai ulitity factor untuk ruangan yang sempit dengan ceiling yang tinggi. Untuk mengakalinya, bisa diperoleh dengan cara memanfaatkan chart tool di MS. Excel, trendline option pilih ‘exponential’ dan pilih juga ‘display equation on chart’. Dari rumus yang diperoleh bisa digunakan untuk mendapatkan nilai U yang tidak ada di tabel. Meski tidak tepat, setidaknya sedikit bisa menolong.
·         LLF ( loss light factor). Lihat tabel di bawah ini.

LIGHT LOSS FACTOR

ROOM CATEGORY
ELAPSED TIME (MONTHS)
LLF
VERY CLEAN
0-12
0,98

13-24
0,94

25-36
0,90
AVERAGE CLEALINESS
0-12
0,90

13-24
0,88

25-36
0,85
VERY DIRTY
0-12
0,82

13-24
0,80

25-36
0,75

Saat ini sebenarnya ada software aplikasi seperti Calculux atau Dialux yang lebih mudah membantu kita untuk mengestimasi kebutuhan lampu tiap ruang. Silahkan cari di google dan download sendiri. =)

#dari berbagai sumber

2 komentar:

  1. saya kesulitan mendapatkan nilai UF dari catalog lampu, mohon bantuannya terima kasih

    BalasHapus
  2. sebelumnya saya minta maaf baru membalas sekarang,
    mas Andrew, biasanya memang tidak tertera nilai UF di katalog lampu,
    dalam prakteknya, saya pun menggunakan tabel bantuan di atas untuk menentukan nilai UF,
    dari tabel di atas kita dapat menyesuaikan nilai yg bisa kita ambil dari pemanfaatan lampu yg akan dipergunakan dalam sebuah ruangan,
    monggo bisa dicermati lagi...
    Sedangkan yg biasanya tertera dlm katalog lampu adalah nilai F (lumen), itu pun kadang ada kadang tidak...
    sekian dr saya, sbg pemula...^
    trimkasih sudah berkunjung, mungkin ada komentar, masukan, atau pendapat lain...

    BalasHapus